Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Database Penelitian dan Pengembangan

Posted by : bondan

INOVASI DAERAH

  • Latar Belakang/Isi
  • Dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Pemerintah
    Daerah dapat melakukan Inovasi. sesuai amanat undang – undang nomor 23 tahun 2014
    tentang Pemerintah Daerah khususnya pasal 386 . Yang mana inovasi adalah semua bentuk
    pembaharuan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Selanjutnya dalam
    merumuskan kebijakan inovasi, pemerintah daerah juga diminta untuk mengacu pada prinsip
    peningkatan efisiensi, perbaikan efektivitas, perbaikan kualitas pelayanan, tidak ada konflik
    kepentingan, berorientasi kepada kepentingan umum, dilakukan secara terbuka, memenuhi
    nilai-nilai kepatutan dan dapat dipertanggungjawabkan hasilnya tidak untuk kepentingan
    sendiri. Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bintan juga menjalankan inovasi di
    lingkungan Kabupaten Bintan secara terbuka. Dalam menjaring inovasi dilingkungan
    Kabupaten Bintan dilakukan beberapa alternatif yang dinilai efektif dan efisien sehingga
    memberi hasil yang lebih maksimal diantara adanya Fatoni (Fasilitasi Teknologi dan
    Inovasi) dimana fatoni ini merupakan penjaringan inovasi melalui desk tatap muka dan
    Layangan Indah (Layanan Gemilang Inovasi Daerah) yang mana penjaringan inovasi
    dilakukan secara online melalui media whatsapp dan zoom meeting.
    Berjalannya waktu, Fatoni dan Layangan Indah dinilai perlu adanya kebaharuan sistem
    kerja dalam hal menjaring inovasi. Hal ini dikarenakan pada saat penjaringan melalui fatoni
    dan Layangan Indah hanya menjaring mereka yang memang mau berinovasi atau mereka
    yang ditunjuk oleh kepala perangkat daerah untuk menangani inovasi. Hal ini membuat
    penjaringan inovasi tidak menyeluruh ke semua bagian atau bidang pada perangkat daerah,
    hanya sebagian besar saja. Padahal inovasi itu bisa berasal dari mana saja tidak terfokus
    pada suatu kegiatan atau suatu bagian dan bidang saja. Berdasarkan hal tersebut muncul lah
    ide gagasan inovasi Road Show Inovasi Daerah Door to Door (RIDHO) ini.
    RIDHO merupakan penjaringan inovasi melalui sosialisasi door to door atau lebih
    dikenal dengan istilah jemput bola. Bidang Penelitian dan Pengembangan (LItbang) pada
    Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah yang dalam hal ini sebagai bidang yang ditugaskan untuk menaungi Inovasi Daerah di Lingkungan Kabupaten Bintan melakukan kunjungan ke Perangkat - Perangkat Daerah yang ada di Lingkungan Kabupaten
    Bintan. Tidak hanya perangkat daerah saja, namun kunjungan ke kelompok masyarakat
    juga. Sehingga penjaringan inovasi bisa lebih luas dan fokus. Dalam kunjungan tersebut,
    Bapelitbang melakukan sosialisasi inovasi dan dilanjutkan dengan kegiatan sharing atau
    tanya jawab seputar Inovasi Daerah. Dari diskusi tersebut biasanya muncullah ide-ide
    gagasan inovasi baru. Hal ini dinilai efektif dan sangat membantu dalam hal penggalian dan
    penjaringan Inovasi Daerah yang ada di Lingkungan Kabupaten Bintan.
    RIDHO di inisiasi oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Kabid Litbang)
    Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bintan dengan jenis
    inovasi non digital dan non covid 19. Inovasi ini bergerak di urusan Inovasi Daerah bagian
    penelitian dan pengembangan dengan waktu uji coba dimulai tanggal 28 Juli 2020 dan
    implementasi inovasi daerah tanggal 10 Januari 2021. RIDHO didukung oleh Anggaran
    Pendapatan dan Belanja Daerah.

  • Tujuan
  • 1. Meningkatkan kinerja Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bintan sebagai fasilitator perangkat daerah dalam hal koordinasi pelaporan, pengusulan, pendaftaran inovasi daerah yang ada di lingkungan Kabupaten Bintan. 2. Mengoptimalisasikan penjaringan inovasi daerah sehingga penjaringan inovasi dinilai lebih tepat dan jelas karena melakukan kunjungan langsung ke lokasi terlaksananya inovasi daerah tersebut 3. Mempermudah Perangkat Daerah atau Masyarakat dalam pelaporan inovasi dan persiapan data dukung terkait Inovasi Daerah. 4. Meningkatkan efektivitas capaian target kinerja dan efisiensi pelaksanaan tugas dan fungsi.

  • Manfaat
  • 1. Mempermudah pengidentifikasian inovasi daerah yang ada di lingkungan pemangku kepentingan. 2. Menambah pemahaman dan wawasan pemangku kepentingan terhadap inovasi daerah. 3. Pengumpulan data dukung inovasi daerah menjadi lebih efektif.

  • File Pendukung
  • Download

  • Video